Showing posts with label Bollywood. Show all posts
Showing posts with label Bollywood. Show all posts

Friday, December 19, 2014

REVIEW FILM: PK (2014)

Durasi: 144 menit
Skor IMDb: 8.9/10

PK adalah film komedi terbaru Bollywood. Film ini digadang-gadang akan menjadi film Aamir Khan selanjutnya yang mencetak box office menyusul suksesnya pada 3 Idiots dan Dhoom 3. Pada film ini Aamir Khan bekerja sama dengan Anushka Sharma sebagai lawan main dan disutradarai oleh Rajkumar hirani. Sutradara ini pula yang bekerja sama dengan Aamir Khan pada film 3 Idiots, pasti ekspektasi pun tinggi melihat kombinasi keduanya. Kebetulan film ini baru rilis kemarin hari, 19 Desember 2014. Buat kalian yang pengen nonton tapi belum tahu benang merah ceritanya, pantengin nih postingan gue.

PK apaan sih? Jadi PK (Aamir Khan) adalah sesosok manusia yang terdampar di wilayah asing bagi dirinya. Di negeri antah berantah ini, ia berteman dengan Bhairon Singh (Sanjay Dutt) untuk beradaptasi dengan kondisi sekitar. Di film ini PK digambarkan selalu berpakaian rapi dengan kemeja cap, kancing baju yang rapi hingga leher, serta mata yang menatap tajam.

PK berpetualang dari desa Rajasthan, di mana ia bertemu Bhairon Singh, seorang yang sangat ceria, dan seorang wanita yang memberinya pelajaran penting, hingga Rajdhani Delhi. PK berpetualang dengan membawa sebuah transistor yang juga menjadi identitasnya dan tak pernah lepas darinya. Pertemuannya dengan Jaggu (Anushka Sharma), seorang jurnalis, akan membawa makna yang lebih bagi PK. Pertemuan ini melepaskan beban yang menggantung di benak PK. Pada Jaggu lah ia mengungkapkan semua rahasianya yang ia sembunyikan dari semua orang. Di lain pihak, Jaggu yang sedang berusaha move on dari cinta yang belum lama kandas mudah menerima kehadiran PK karena PK merupakan sosok yang jujur dan innocent.

Kompleksitas terjadi ketika Jaggu berusaha membantu PK membebaskan harta PK yang dibawa oleh Saurabh Sukhla. Cara keduanya melawan berbagai rintangan yang menghadang serta kepercayaan nenek moyang yang membutakan akan membuat kita tertawa terbahak-bahak. Fungsi transistor yang selalu dibawa PK juga nantinya akan tersibak di akhir film ini. Jadi penasaran kan gimana film terbaru Aamir Khan? Buruan antri di bioskop, udah tayang tuh..

Saturday, August 10, 2013

REVIEW FILM: KAHAANI (2012)

Durasi: 122 menit
Skor IMDb: 8/10

Film ini gue dapetin pas gue cari di google pake keyword 'best Bollywood movies 2012'. Dan emang kalo lu nonton film ini, predikat 'the best' tadi emang gak salah deh. Film yang dibintangi Vidya Balan ini bercerita tentang seorang wanita hamil yang datang ke Kolkata untuk menemukan suaminya yang telah 2 bulan tidak memberi kabar. Film ini banyak menerima beragama penghargaan di India, maka dari itu, film ini wajib kalian semua tonton ya, jangan gengsi mentang-mentang ni film Bollywood, oke?

Film dibuka dengan kejadian teror gas beracun yang terjadi pada sebuah kereta di Kolkata. DUa tahun berselang dari kejadian tragis tersebut, Vidya Bagchi (Vidya Balan) datang ke Kolkata dari Inggris untuk mencari suaminya Arnab Bagchi yang menghilang. Seorang polisi baik hati, Satyaki 'Rana' Sinha (Parambrata Chatterjee) datang membantu mencari lelaki misterius itu. Meskipun Vidya mngaku bahwa Arnab ke Kolkata untuk bekerja di NDC, data-data yang ada tidak menunjukkan hal tersebut.

Titik terang hadir ketika kepala HRD dari NDC mengatakan bahwa ada seseorang yang mirip Arnab di NDC dahulu, yaitu Milan Damji, akan tetapi file tentang orang tersebut tidak dengan mudah didapatkan karena banyak orang berusaha menutupinya. Semua orang yang mengungkit nama tersebut akan berakhir dengan kematian karena ada pembunuh bayaran berkeliaran untuk membersihkan kecurigaan tersebut. Vidya dan Rana berhasil mendapatkan data tentang Milan Damji dari kantor lama NDC, mereka harus berpacu dengan sang pembunuh bayaran tersebut. Keingintahuan Vidya akan seorang Milan Damji menarik kecurigaan dari dua petinggi intelijen (Intelligence Bureau) Bhaskaran dan Khan. Khan diutus ke Kolkata untuk mengurus masalah tersebut. Dari Khan lah diketahui bahwa Milan Damji ialah otak di balik teror gas beracun yang berlangsung dua tahun lalu, Milan juga adalah seorang agen IB.

Usaha Vidya dan Rana untuk menemukan Milan Damji dan mencari titik terang perihal suami Vidya terus berlanjut. Mereka menjelajah hingga ke bekas apartemen Milan dan menemukan seorang pelayan teh yang memberikan informasi berharga. Semakin jauh keterlibatan Vidya, semakin berbahaya pula bagi dirinya. Suatu hari seorang pembunuh bayaran mengikuti Vidya ke apartemen Milan. Gerakan mencurigakan mengakibatkan terjadinya kejar-kejaran antara Rana dan pembunuh bayaran tersebut. Pada lalu lintas yang ramai, pembunuh bayaran tersebut mati setelah tertabrak mobil.

Beragam informasi menunjukkan bahwa R. Sridhar, petinggi NDC, adalah orang yang sering berkunjung ke apartemen Milan. Guna mencari bukti lebih banyak, Vidya dan Rana bersekongkol dengan pegawai NDC untuk membobol komputer Sridhar. Sridhar yang sedang dalam perjalanan pulang curiga dan memutuskan kembali ke kantor. DI situlah terjadi pengejaran yang akhirnya menewaskan Sridhar.

Bagaimana akhir dari pencarian Vidya? Apakah Milan Damji adalah Arnab Bagchi? Sedikit bocoran aja, di akhir akan ada plot twisted yang akan mengagetkan anda semua, sungguh film yang patut ditonton, bukan film India kebanyakan yang hanya menjual kisah romansa dan tari-tarian. Brilliant!

Wednesday, January 2, 2013

REVIEW FILM: FERRARI KI SAWAARI (2012)

Durasi: 140 menit
Skor IMDb: 6.6/10

Bollywood lagi, Bollywood lagi. Walaupun udah banyak film Bollywood penuh makna yang gue tonton, tapi ternyata baru dua yang gue tulis di blog ini. Film Ferrari Ki Sawaari ini bintang utamanya adalah teman dari Ranchoddas Chancad di 3 Idiots, Sharman Josi, dan ayahnya adalah Virus, Boman Irani nama aslinya. Film ini mengambil genre entah drama atau komedi yang penting ada bumbu olahraganya.

Film ini sebetulnya lebih berpusat ke karir kriket anak dari Rusy (Sharman Josi) yang bernama Kayo. Rusy adalah seorang ayah yang ingin mencontohkan hal-hal yang benar kepada anaknya. Ia sangat taat terhadap hukum (paling tidak di awal film ini), itu bisa terlihat ketika ia melanggar peraturan lalu lintas dan tak ada polisi yang menyaksikannya, ia tetap memaksa untuk ditilang. Rusy sangat peduli terhadap karir Kayo. Rusy sadar akan bakat dari Kayo sehingga ia mengusahakan apapun untuk memastikan bakat itu tak tersia-siakan. Mereka berdua hidup bersama sang kakek, Deboo (Boman Irani) yang dulu merupakan pemain kriket berbakat yang terpaksa pensiun dini karena dicurangi sahabatnya sendiri.

Di akhir dari suatu pertandingan Kayo, ada orang Inggris yang mengumumkan bahwa akan ada seleksi untuk pemain kriket berbakat yang akan disekolahkan di pusat pelatihan kriket kenamaan di dunia, Lords. Sadar gajinya sebagai pegawai di perusahaan transportasi tak akan mampu membiayai kebutuhan ke Lords, Rusy berusaha mencari pinjaman ke sana kemari. Semua usaha itu berakhir di sebuah mobil Ferrari milik seorang pemain kriket ternama di India, Sachin Tendulkar. Dengan meminjam mobil itu untuk acara pernikahan, Rusy akan mendapat 150,000 rupee. Saking berambisinya Rusy untuk menyekolahkan anaknya ke Lords, ia mengambil tanpa ijin mobil Ferrari itu dan membawanya kabur berhari-hari. Bagaimana kelanjutan karir Kayo? Apakah Rusy akan tertangkap?

Ferrari Ki Sawaari sebenarnya mengangkat tema yang cukup unik. Eksekusi filmnya pun cukup baik dari awal hingga menjelang akhir. Namun di bagian ending sang sutradara seperti terlalu rakus karena menambahkan beberapa scene yang justru membuat film ini berakhir antiklimaks. Menurut gue sih harusnya film selesai waktu sang kakek masuk rumah sakit, scene setelah itu cenderung lebay sih..

Monday, December 31, 2012

REVIEW FILM: BARFI! (2012)


Durasi: 150 menit
Skor IMDb: 8.4/10

Salah satu hal yang membuat film Bollywood menarik meskipun tema besarnya berpusat di cinta adalah karena mereka melihat cinta dari sisi yang lain. Sisi-sisi humanis dari manusia coba disentuh oleh para pembuat film Bollywood. Barfi! adalah salah satu masterpiece. Ni film gue dapet waktu gugling top 10 Bollywood movies of 2012. Hampir semua orang memasukkan Barfi! di listnya. Begitu nonton sendiri filmnya, emang mereka gak salah, jos guandhos...

Begitu film dimulai kita akan disambut oleh lagu India yang cukup menggelitik, kemudian beralih ke Muskaan, semacam panti asuhan di Darjeeling tempat seorang kakek dirawat. Kakek itu mencoba mengabadikan dirinya dalam kamera untuk memenuhi janjinya kepada cinta pertamanya, dan di saat itulah ia menghembuskan nafas terakhirnya. Di kota lain, Kolkata, ada seorang nenek yang mengajari bahasa isyarat, sang cinta pertama kakek tadi. Kemudian alur pun bergerak mundur. Keseluruhan film ini menceritakan kehidupan kakek tadi, Barfi, seorang yang bisu dan tuli yang pada awalnya diberi nama Murphy, namun karena kesulitan pengejaan jadilah Barfi. Barfi yang hidup di Darjeeling mengenal cinta pertamanya, Shruti pada tahun 1962. Namun malang bagi Barfi karena Shruti telah dijodohkan dengan Ranjeet yang kaya dan lebih mapan meskipun keduanya (Barfi dan Shruti) saling mencintai satu sama lain. Untuk mendamaikan hati Shruti, orangtuanya mengajaknya pindah ke Kolkata. Semenjak Shruti pergi meninggalkan Darjeeling, kehidupan Barfi berubah. Dimulai dari ayahnya yang menjadi pengangguran, kesehatan ayahnya yang memburuk, hingga akhirnya Barfi memutuskan mencari uang dengan menculik Jhilmil, anak orang kaya di Darjeeling. Tanpa diduga Jhilmil yag pada akhirnya dibebaskan oleh barfi justru mengikuti ke mana Barfi pergi. Petualangan dua sejoli ini pun dimulai dari sini.

Film Barfi ini mengalir dari narasi setiap orang yang memiliki memori dengan Barfi ketika mereka mnunggui Barfi yang sedang sakit. Terkadang dari satu scene ke scene lain mengalami alur mundur untuk memperjelas jalan cerita. Seperti film Bollywood lainnya, film ini memerlukan waktu yang cukup panjang, 2,5 jam untuk merampungkan menontonnya. Buat yang gak betah lama-lama nonton film, film ini gak gue saranin sih.