Showing posts with label Korea. Show all posts
Showing posts with label Korea. Show all posts

Tuesday, July 11, 2023

REVIEW SERIES: BLOODHOUNDS (2023)

Jumlah Episode: 8 (54-74 menit)

Skor IMDb: 8.1/10 

Bloodhounds menawarkan ketegangan serta pengalaman menonton yang akan membuat para audiens ketagihan dan tak sabar menanti pembalasan dendam. Serial yang penuh darah dan baku hantam ini bukan hanya menghibur akan tetapi mengkombinasikan sekuen pertarungan yang sangat impresif.

Salut kepada sutradara yang mampu merajut narasi yang penuh lika-liku dan aksi laga yang wah. Kemampuan membuat alur yang susah ditebak membuat penonton akan selalu dibuat terkejut dengan kelanjutan cerita.

Seperti yang sudah penulis sebutkan di atas, salah satu keunggulan serial ini adalah aksi baku hantamnya. Koreografi dan eksekusi dari adegan pertarungan patut diacungi jempol menunjukkan dedikasi dan kemampuan dari para cast-nya. Selain itu kedua aktor utama juga menujukkan dedikasi yang tinggi dengan keseriusan membentuk badan sehingga tak kalah dengan atlet tinju sungguhan.

Perkembangan karakter di serial ini juga dibangun dengan baik. Semua karakter memiliki kepribadian dan latar belakang yang dijelaskan dengan baik sehingga para penonton akan mudah relate dengan mereka. Chemistry antar karakter juga menambah keautentikan dari serial ini.

Salah satu kekurangan dari serial ini ada di dua episode terakhirnya yang hilang tanpa arah. Hal ini disebabkan adanya satu karakter yang terpaksa dihilangkan karena aktris yang memerankan karakter tersebut tertangkap polisi mengendarai mobil dalam keadaan mabuk, sungguh disayangkan ending yang akan jauh berbeda mungkin akan ditampilkan apabila tidak ada kasus tersebut.

Sunday, July 9, 2023

REVIEW SERIES: CELEBRITY (2023)

Jumlah Episode: 12

Skor IMDb: 7.6/10

Drama Celebrity membawa para pemirsa ke dalam dunia influencer yang tak seindah kelihatannya dan penuh tipu daya. Alur cerita dan penampilan para cast yang sangat mendukung membuat serial ini akan membuat kita tidak sabar melanjutkan cerita hingga akhirnya tiba pada episode terakhir.

Park Gyu-young yang berperan sebagai Seo A-ri, karakter utama dalam serial ini mampu menampilkan performa maksimal sebagai influenser yang sangat ambisius dan penuh dendam. Selain itu partnernya yang dilakoni oleh Kang Min-hyuk juga mampu menampilkan pribadi yang misterius serta penuh tipu muslihat. Selain kedua karakter utama, pemeran pendukung juga mampu menampilkan performa yang tak kalah apik. Gabin Society yang bagaikan jelmaan Dajjal juga mampu menimbulkan rasa benci di hati para penonton.

Alur yang maju mundur memberikan tantangan dalam memahami hubungan antar-karakter akan tetapi apabila dipergunakan dengan maksimal justru bisa menjadi kelebihan suatu serial. Alur yang campuran seperti ini justru meningkatkan ketegangan dan membuat semua misteri yang terkuak kian misterius. Salah satu kekurangan justru di episode penutup yang seolah antiklimaks setelah dibangun dengan hati-hati pada episode-episode sebelumuya.


Tuesday, July 4, 2023

REVIEW FILM: THE CHILDE (2023)

Durasi: 118 menit

Skor IMDb: 7.4/10 

The Childe menarik karena selain merupakan film perdana Kim Seon-Ho, film ini juga disutradarai oleh Park Hoon-Jung, sutradara yang membuat film The Witch Part I dan Night in Paradise, dua film yang menarik perhatian saya karena visual yang menarik serta ciri khas film-film gangster Korea Selatan yang banyak mengumbar kekerasan, Dua formula itu juga bisa ditemui di The Childe, sehingga amat sangat menarik buat para pemirsa film laga Korea Selatan.

Sesuai dengan dua film PHJ sebelumnya, film ini juga mengalami kendala yang sama yaitu dengan bagian back story yang lumayan lama sehingga buat yang tidak terbiasa dengan style sutradaranya akan cepat bosan. Apabila di The Witch adalah backstory mengenai dunianya, apabila di The Night in Paradise backstory perihal mood nya, sedangkan di film ini berkaitan dengan narasinya, hal ini yang membuat karya dari PHJ akan susah menjangkau pasar yang lebih luas karena pace nya yang lumayan lambat.

The Childe berkisah tentang anak haram yang kembali ke Korea untuk mengunjungi ayah yang tidak ia kenal sebelumnya, tanpa dia sadari bahwa dirinya dibuntuti oleh pembunuh berbahaya, selain itu timbul pula konflik dengan saudara tirinya yang tidak ingin kehilangan harta warisan. Kim Seon-Ho sendiri memerankan pembunuh berbahaya tersebut dengan performa yang mampu memerankan kompleksitas karakter pembunuh tersebut, terkadang kekanakan namun di lain momen sangat sadis.

Paruh akhir film ini barulah semua ketegangan mulai berhamburan, kejar-kejaran mobil serta tembak-tembakan membuat kesabaran mulai terbayar. Bagian finale film ini akan sangat memorable buat para penonton.

Thursday, May 28, 2015

REVIEW FILM: CRAZY WAITING (2008)

Durasi: 108 menit
Skor IMDb: 6.4/10

Film yang bakal gue review kali ini ialah film yang udah cukup lama sih, 2008 lalu keluanya. Film Korea Selatan, Crazy Waiting yang bercerita tentang pemuda Korea Selatan dan problematika yang harus mereka hadapi selama mereka mengikuti wajib militer.

Empat pemuda Korea harus menjalani wajib militer selama dua tahun, sebagaimana layaknya para pemuda lain seumuran mereka. Selain harus berpisah dengan teman dan keluarga, mereka pun harus percaya bahwa pacar mereka akan setia menunggu selama 24 bulan itu. Ternyata menunggu selama 24 bulan bukan hal yang mudah bagi Eun-suk dan Jin-ah, Eun-suk adalah pemuda pertama. Teman dekat Eun-suk, Ki-seong yang seharusnya menjaga Jin-ah, justru menaruh hati pada Jin-ah dan lama kelamaan perasaan Jin-ah pun berubah meskipun Jin-ah belum menyadarinya. Pemuda kedua ialah Won-jae yang memiliki pacar seorang terapis, Hyo-jung yang umurnya lebih tua beberapa tahun darinya. Won-jae dan Hyo-jung belum sempat melanjutkan hubungan keduanya ke jenjang selanjutnya sebelum Won-jae pergi wajib militer. Pemuda ketiga ialah Huh-wook, pacarnya ialah Bi-ang yang justru segera mencari lelaki baru setelah Huh-wook berangkat wajib militer. Pemuda terakhir adalah Min-chul, seorang gitaris yang telah lebih dulu jatuh cinta pada vokalis bandnya. Setelah ia menjalani wajib militer baru ia menyadari bahwa ada orang yang menyimpan rasa padanya tidak lain ialah sang keyboardist, Bo-ram. Akan seperti apakah kelanjutan keempat kisah ini?

Film ini mencoba mencari tema yang jarang diangkat di Korea Selatan sono, tentang wajib militer yang harus dijalani para pemuda Korea Selatan. Bukan hanya harus berpisah dengan keluarga, namun mereka pun harus berpisah dengan pacar mereka. Film ini mencoba menceritakan problematika tersebt namun delivery-nya cenderung melompat-lompat sehingga penonton pun tidak bisa menyatu dengan film ini.

Wednesday, May 13, 2015

REVIEW FILM: THE SCENT (2012)

Durasi: 117 menit
Skor IMDb: 5.9/10

Kali ini ane bakal nyoba ngebahas film Korea yang udah lumayan lama sih rilisnya, 2012 lalu, film ini berjudul The Scent. Ane tertarik nonton film satu ini soalnya ada Lee Kwang-Soo, sosok yang begitu sentral dan naik popularitasnya tidak lain tidak bukan karena 'Running Man', variety show di Korea sono. Film ini bergenre crime thriller semi erotis gitu kalo menurut ane. Jadi di sini Kwang-Soo berperan sebagai Poong, orang aneh yang bekerja sebagai asisten di konsultan perselingkuhan, Poong mengasisteni detektif Kang yang diperankan oleh Park Hee-Soon.

Dari awal film kita sudah dibumbui dengan adegan yang tidak layak untuk ditonton anak di bawah 18 tahun, ketika suara kejadian perselingkuhan diperdengarkan dan di situlah perkenalan penonton dengan detektif Kang serta asistennya, Poong. Perlahan mulai terungkap bahwa detektif Kang memiliki background sebagai polisi dan ia menjalani profesi sebagai konsultan perselingkuhan karena sedang diistirahatkan oleh kepolisian. Entah ada hubungannya dengan pengistirahatan sementara detektif Kang dari kepolisian, ternyata istri Kang merupakan atasan Kang di kepolisian dan kehidupan rumah tangga keduanya pun buruk karena kecurigaan istri Kang akan investigasi-investigasi perselingkuhan yang dilakukan detektif Kang.

Hari-hari terakhir sebelum diaktifkan kembali status detektif Kang sebagai polisi, detektif Kang didatangi seorang wanita muda bernama Kim Soo-Jin yang meminta detektif Kang menyelidiki suaminya (Nam Young-Gil) yang ia curigai berselingkuh dengan wanita lain. Di tengah investigasi, tiba-tiba Kim Soo Jin mencoba merayu detektif Kang, dan tanpa sadar detektif Kang terbangun di samping tubuh Kim Soo-Jin yang tak bernyawa. Detektif Kang yang kebingungan pun mencoba masuk ke kamar sebelah (kamar suami Kim Soo-Jin yang sedang selingkuh) dan mendapati bahwa Nam Young-Gil juga sudah tak bernyawa. Masalah bertambah rumit ketika ternyata orang yang ada di kamar Nam Young-Gil ialah istri Nam Young-Gil yang sah, dan bernama Kim Soo-Jin pula. Sadar bahwa keadaan ini akan memojokkan dirinya, detektif Kang pun mencoba merekayasa TKP dan meyakinkan Kim Soo-Jin yang masih hidup untuk mengikuti perintahnya. Dengan bantuan Poong, detektif Kang membuang semua barang bukti dan mengubur jenazah keduanya.

Ketidakberuntungan kian menaungi detektif Kang, di hari ia kembali ke kepolisian justru Kim Soo-Jin yang semakin gelisah melaporkan kabar hilangnya sang suami ke pihak kepolisian. Investigasi kepolisian pun dimulai. Perlahan mulai terkuak fakta-fakta di balik hilangnya Nam Young-Gil. Seiring dengan investigasi yang kian intens, keamanan Kim Soo-Jin pun kian terdesak. Dengan dalih untuk mengamankan saksi, detektif Kang pun kian lama justru semakin dekat dengan Kim Soo-Jin. Bagaimana kah ujung dari kisah pembunuhan ini? Akankah detektif Kang mampu lepas dari tuduhan yang menimpanya? Bagaimana pula kehidupan rumah tangga detektif Kang setelah Kim Soo-Jin hadir di hidupnya?

Buat kalian yang seneng film crime thriller Korea semacam Midnight FM, Blind, dsb. film ini mungkin gak sebagus dua film tersebut tapi lumayan lah buat bahan tontonan. Selain itu buat kalian yang demen nonton film Korea yang agak seronok, ini film juga ada plus nya kok, mbaknya cakep lagi. Jadi dengan nonton film ini dapet serunya dapet tegangnya juga, hahaha. So, selamat menonton...

Saturday, January 17, 2015

REVIEW FILM: TODAY'S LOVE/LOVE FORECAST (2015)

Release Date: 15 Januari 2015


Sebagai seorang Runners (Running Man fan) sudah pasti banyak yang bertanya-tanya kan tentang setiap bintang tamu di tiap episodenya. Nah, 2 minggu terakhir, minggu pertama dan kedua 2015 Running Man dihiasi oleh muka Lee Seung-gi dan Moon Chae-won, pastinya setiap bintang tamu ada maksud tersembunyi kan ya. Ternyata mereka berdua sedang promo film ini nih, Today's Love dan baru saja tayang di Korea sono 15 Januari yang lalu. Film ini jadi debut film layar lebar Lee Seung-gi setelah sebelumnya malang melintang di layar televisi Korea baik di drama maupun variety show. Film ini mengambil genre drama komedi, atau komedi romantis khas film Korea.

Walaupun banyak yang menantikan penampilan Lee Seung-gi tetapi film ini adalah panggung Moon Chae-won. Chae-won di film ini berperan sebagai Hyun-woo seorang pembawa ramalan cuaca yang memiliki kepribadian ketus dan emosian, sedangkan Seung-gi berperan sebagai Joo-soo, seorang guru SD yang putus asa dalam hal percintaan.

Film ini bercerita tentang dua sahabat yang lama kelamaan mulai tumbuh bibit cinta di antara keduanya. Perkembangan kisah cinta mereka berdua disampaikan dengan sangat runtut seperti lazimnya film Korea yang sangat pintar bertutur. Joon-soo dan Hyun-woo telah bersahabat sejak kecil. Meskipun sebenarnya mereka bukanlah saudara kandung, tetapi keduanya telah hidup satu rumah dikarenakan suatu hal yang terjadi pada Hyun-woo. Berbeda dengan Hyu-woo, Joon-soo sebenarnya telah menyimpan rasa tertarik sejak pertama kali bertemu Hyun-woo namun apalah daya hingga dewasa hubungan keduanya terbatas di friendzone saja.

Keduanya mencoba untuk melanjutkan kehidupan masing-masing. Joon-soo yang beralih dari Hyun-woo terjebak pada hubungan 3 bulanan, sedangkan Hyun-woo lebih parah lagi, ia jatuh hati pada seorang pria beristri dan pada akhirnya sama-sama kandas. Keduanya pun menghabiskan malam ditemani soju, dan mabuk bersama ~~~.

Akan seperti apa akhir kisah keduanya? Mungkin buat kalian yang punya temen tinggal di Korea bisa tuh tanya endingnya gimana, coz film ini kagak tayang di Indonesia sob, jadi selamat menunggu...

Wednesday, December 24, 2014

REVIEW FILM: I SAW THE DEVIL (2010)

Durasi: 141 menit
Skor IMDb: 7.8/10

I Saw The Devil sebenernya udah rilis dari tahun 2010 lalu, tapi baru sempet gue tonton di pertengahan tahun 2014 ini karena awalnya gue kira ini film horor. Buat kaum awam yang belum tahu banyak tentang film Korea past juga bakal sepemikiran sama gue, 'dari judulnya kalo udah ada Devil-nya pasti horor nih'. Dan ternyata gue salah, ternyata film ini merupakan film thriller yang nyerempet ke gore (nyerempetnya banyak sih). Buat kalian yang udah sempet nonton Oldboy (2003) atau Lucy (2014) pasti udah familiar sama pemeran utama di film ini, dia tidak lain adalah Choi Min-sik. Di film ini, Choi Min-sik berperan sebagai Kyung-chul seorang psikopat yang bekerja sebagai sopir antarjemput anak sekolah dan lawan main dia di film ini adalah Lee Byung-hun yang berperan sebagai agen NIS, Soo-hyun.

Dari permulaan film kita sudah akan dibawa ke sebuah adegan yang sangat mendebarkan. Seorang wanita (Joo-yun) mengalami ban bocor di kondisi hujan salju yang sangat lebat (Joo-yun adalah tunangan Soo-hyun). Kyung-chul yang kebetulan lewat di dekat posisi mobil wanita itu berusaha menawarkan bantuan, ketika Joo-yun terperdaya, Kyung-chul langsung menyekap dan nantinya memutilasi Joo-yun. Soo-hyun yang kebingungan pun mencoba mencari kabar tunangannya, hingga di suatu pagi seorang anak muda menemukan potongan telinga Joo-yun dan mulai tersibak bahwa Joo-yun telah menjadi korban mutilasi.

Soo-hyun yag tidak terima dengan kematian tragis tunangannya mencoba untuk membalaskan dendam dengan mencari pelaku pembunuh istrinya. Beruntung bagi Soo-hyun, atasannya di kepolisian menyediakan informasi mengenai kemungkinan tersangka yang berjumlah empat orang. Kyung-chul termasuk ke dalam empat orang tersangka tersebut. Soo-hyun pun memulai investigasinya dan sampailah ia di rumah Kyung-chul. Di dalam rumah Kyung-chul ia menemukan perhiasan milik korban mutilasi terdahulu, dan ia juga menemukan cincin tunangan milik Joo-yun. Agar tidak kehilangan jejak Kyung-chul, Soo-hyun pun memasang penyadap pada bis antarjemput Kyung-chul.

Dapatkah Soo-hyun membalaskan dendam atas kematian Joo-yun? Perilaku sadis apalagi yang akan kita dapatkan dari film ini?  Buat kalian yang demen film-film sadis thriller, kayaknya belum afdol kalo kalian belum nonton I Saw The Devil, materpiece Korea gitu loh, jadi segera cari ya di forum-forum terdekat..

Monday, December 15, 2014

REVIEW FILM: SLOW VIDEO [2014]

Durasi: 106 menit
Skor IMDb: 7.4/10

Ini film yang udah ditunggu-tunggu sama fans-nya Cha Taehyun oppa. Hampir semua film yang dibintangi Cha Taehyun pasti meruakan film yang keren coy, apalagi karena dia berkolaborasi dengan Kim Youngtak, sutradara yang juga berkontribusi di film Ba:Bo (Miracle of Giving Fool) sama di Hello Ghost yang keren itu.  Di film ini juga ada Go Chang Seok yang juga ikut bermain di Hello Ghost serta Oh Dalsu yang main di Miracle in Cel No. 7. Tapi setelah ditunggu-tunggu dan akhirnya rilis, masalah selanjtnya adalah subtitlenya kapan keluar??? Sambil nungguin subtitle-nya keluar ane kasih tau jalan ceritanya dikit kagak apa-apa kalik ya..

Di sin Cha Taehyun berperan sebagai Yeo Jangboo, seseorang dengan kemampuan luar biasa. Dari kecil ia sudah bisa merasakan bahwa ada yang berbeda dengan dirinya. Ternyata ia mampu melihat dengan berbeda dari manusia lain, dengan penglihatannya semua kejadian merupakan sebuah slow motion. Ketika kecil ia hanya menjadi bahan bully teman-temannya, oleh karena itu ia menghabiskan 20 tahun hidupnya hanya duduk di rumah menonton serial drama Korea. Ketika dewasa, Yeo Jangboo mula menerima kenyataan hidupnya dan justru semakin percaya diri. Pada akhirnya ia bekerja di kepolisian Korea Selatan sebagai pengamat kamera CCTV dan merupakan yang terbaik di bidangnya.

Bagaimanakah kelanjutan karir Yeo Jangboo? Mari kita tunggu bersama-sama subtitle-nya keluar baru semua itu akan terjawab.

REVIEW FILM: WAY BACK HOME [2013]

Durasi: 131 menit
Skor IMDb: 7.7/10

Way Back Home merupakan film Korea yang terinspirasi oleh sebuah kisah nyata. Karena rating IMDb-nya yang tinggi, gue coba copy nih film ke harddisk gue. Baru ane liat awal-awal film males banget, tempo-nya kayaknya lambat abis. Berhubung rasa penasaran ane yang tinggi, jadinya ane pantengin dah tuh, dan ternyata...

Film ini merupakan kisah nyata tentang seorang penyelundup narkoba asal Korea yang dipenjara di Martinique tanpa ada bantuan sama sekali dari kedutaan besar mereka. Film ini diperankan oleh Jeon Doyeon dan Go Soo sebagai sepasang suami istri Jeong Yeon dan Jong Bae.

Di awal film dapat kita lihat bahwa ternyata hidup di Korea tidak semudah yang kita bayangkan. Jeong Yeon dan Jong Bae dengan anak semata wayangnya berusaha keras untuk membayar kontrakan rumah yang harganya tinggi. Keduanya yang hanya bekerja di bengkel tentu kesulitan memenuhi tanggungan tersebut. Seorang kawan lama, Seo Moondo (Choi Minchul), datang menawari mereka pekerjaan untuk membawa batu kasar selundupan ke Perancis. Dari sinilah awal petaka yang menimpa Jeong Yeon, karena putus asa akhirnya Jeong Yeon menerima pekerjaan tersebut tanpa berkonsultasi dulu dengan Jong Bae.

Sesampainya di Perancis, petugas imigrasi mencurigai gelagat Jeong Yeon yang aneh. Setelah digeledah didapati bahwa ia membawa narkoba kokain seberat 30 kg. Jeong Yeon yang tidak paham duduk permasalahannya pun tetap bersikeras bahwa ia ditipu, akan tetapi tanpa pengakuan Moondo semua pembelaan Jeon Yeon akan sia-sia. Di lain tempat, Jong Bae kembali ke rumah dengan kenyataan bahwa istrinya meninggalkan dia dengan anaknya dan hanya meninggalkan pesan bahwa ia akan kembali dalam beberapa hari. Kekhawatiran Jong Bae pun menjadi kenyataan ketika informasi yang ia dapatkan mengatakan bahwa istrinya dipenjara di Perancis karena menyelundupkan narkoba.

Di tengah keputusasaan, Jong Bae mencoba sekuat tenaga untuk membebaskan istrinya. Ia mencoba mencari Seo Moondo sendiri, berkabar dengan kedutaan besar Korea di Perancis, serta tetap berusaha bekontak dengan istrinya melalui surat. Situasi semakin memburuk karena ia terusir dari kontrakan serta menjadi pengangguran. Di lain pihak, situasi Jeong Yeon juga sama buruknya. Ia dipindahkan ke suatu pulau di Karibia, Martinique, yang ternyata masih merupakan wilayah administrasi Perancis. Di sana ia dihadapkan pada kenyataan bahwa kedutaan besar Korea lepas tangan terhadap kasus yang menimpa dirinya.

Akankah Jeong Yeon mendapat keadilan? Apakah Jeong Yeon akan dapat bersama kembali dengan Jong Bae dan anaknya? Saksikan film yang sarat akan kritik terhadap pemerintahan ini. Dan dari film ini pun kita dapat mengambil pelajaran bahwa sesungguhnya di negara semaju Korea pun pemerintahannya kacau, apalagi di Indonesia, ciee pesan moral...

UPCOMING RELEASES: GANGNAM 1970 (2015)

Expected Release: 21 Januari 2015
Cast: Lee Minho, Kim Raewon, Jung Jinyoung, Seol Hyun

Ini nih film terbaru oppa yang jadi idola banyak remaja sampe ibu-ibu yang sering mantengin K-Drama, Lee Minho. Film ini genre-nya mengingatkan kita tentang film Friend: The Great Legacy atau Man on The Edge yang keduanya berpusat tentang kelompok mafia. Di film ini Lee Minho berperan sebagai Jong Dae yang merupakan seorang yatim piatu. DIa hidup di panti asuhan bersama dengan Yong Ki (Kim Raewon). Mereka berdua hidup bersama hingga sudah berasa seperti saudara kandung. Ketika mereka pergi meninggalkan panti, mereka kesulitan mencari pekerjaan. Pada akhirnya mereka berdua bekerja serabutan dengan menjadi pemulung, memunguti sampah dan botol. Di kemudian hari Jong Dae tersangkut masalah tentang sebuah proyek pembangunan di Seoul. Dari situ ia bertemu Gil Soo (Jung Jinyoung) serta Sun Hye (Seol Hyun) dan dianggap keluarga sendiri oleh keduanya. Ternyata Gil Soo dan Sun Hye merupakan anggota suatu kelompok mafia, dan dari situlah karir Jong Dae di dunia per-mafia-an dimulai. Penasaran dengan film-nya? Nih, tonton dua trailer-nya dulu



Kabarnya film ini disiarkan di 11 negara yang telah membeli lisensi. Indonesia menjadi salah satunya, jadi para fans oppa Lee Minho silahkan ditunggu ya,,

UPCOMING RELEASES: THE TECHNICIANS AKA THE CON ARTISTS (2014)

Expected Release: 24 Desember 2014
Cast: Kim Woobin, Lee Hyunwoo, Go Changseok

Pertama kali ane ngeh sama bakal adanya film ini tuh pas nonton variety show favorit ane coy, Running Man. Nah, di episode 224 kemarin bintang tamunya tuh Kim Woobin sama Lee Hyunwoo. Biasanya kan bintang tamu Running Man dateng buat promo film apa serial baru, nah makanya ane buruan cari dah tuh, dan ketemu juga ternyata filmnya judulnya The Technicians ini. Lagi-lagi ane nonton filmnya Lee Hyunwoo yang genre action setelah sebelumnya dia pertama ane tonton di Secretly Greatly.

Film ini bercerita tentang sebuah komplotan pencuri profesional yang diminta untuk mencuri sejumlah uang yang terletak di suatu kantor di Incheon. Saking profesionalnya mereka, waktu yang diberikan oleh sang pemberi pekerjaan hanya 40 menit untuk membobol brangkas tersebut. Kim Woobin di sini berperan sebagai seorang pembobol brangkas muda yang minim pengalaman, Lee Hyunwoo berperan sebagai hacker, dan Go Changseok lah boss mereka berdua. Penasaran kan gimana film-nya, ditunggu bareng-bareng yok..

Tonton juga trailernya

Tuesday, December 9, 2014

REVIEW FILM: ELEGANT LIES [2014]

Durasi: 117 menit
Skor IMDb: 7.3/10

Film ini udah lama terendap di harddisk gue tanpa pernah gue sentuh sama sekali. Awalnya sih, gue ngopi film ini soalnya rating-nya bagus di imdb, 7,3 gituh. Tapi waktu dulu gue coba nonton pertama kali, gue mikir, 'ah apaan nih film, kagak ada seru-serunya'. Belum sampe 5 menit udah gue close dah. Tapi beberapa hari ini gue nyoba nonton film-film yang udah terendap dan terdeposisi di harddisk gue dan sebagian besar emang sesuai dengan rating tinggi Imdb, 'Elegant Lies' salah satunya.

Buat kalian yang sering nonton film Korea, pasti udah nggak asing lagi dengan pemeran cewek yang satu ini, Kim Hyang-gi. Meskipun masih muda (kelahiran tahun 2000 coy), tapi udah banyak film yang dia bintangi, 'The Grand Heist' dan 'Wedding Dress adalah salah dua dari beberapa filmnya yang pernah gue tonton. Di sini Kim Hyang-gi berperan sebagai Cheon-ji, anak SMP pendiam yang jadi korban bully teman-teman sekelas. Sebetulnya karakter protagonis di film ini kagak ada yang sedep dipandang, karakter antagonisnya malah yang sedep, yaitu si Hwa-yeon yang diperankan oleh Kim Yoo-jeong, orang yang sering memanfaatkan kepolosan Cheon-ji.

Pada suatu pagi, tidak seperti biasanya Cheon-ji yang penurut meminta dibelikan sesuatu kepada ibu-nya, yaitu MP3 player. Dari pembukaan ini sudah terlihat ada yang nggak beres nih sama ni anak. Dan ternyata bener, setelah ibu dan kakaknya pergi dari rumah (berangkat kerja dan sekolah), ternyata Cheon-ji memutuskan untuk bunuh diri. Kematian Cheon-ji membuka lembar baru dalam kehidupan ibu dan kakaknya yang sebetulnya tidak akur menjadi lebih dekat. Problematika dalam keluarga ini semakin kompleks karena mereka terusir dari kontrakan karena kesulitan membayar uang sewa.

Di tengah keterpurukan yang melanda, sang kakak, Man-ji (Ko Ah-sung) mencoba mencari benang merah dari kematian Cheon-ji. Man-ji mencoba bertanya kepada rekan sekelas Cheon-ji perihal keseharian adiknya di sekolah. Fakta yang ia dapatkan kian menambah perih, ternyata sahabat dekat Cheon-ji, Hwa-yeon lah salah satu penyebab depresi yang dialami Cheon-ji. Dari teman-teman Cheon-ji pula ia mendapati fakta bahwa Cheon-ji memiliki teman lelaki yang biasa ia temui di perpustakaan, Sang-park (Yoo Ain).

Apa alasan bunuh diri Cheon-ji yang sebenarnya? Hubungan apa yang terjadi antara Cheon-ji dan Sang-park? Akankah Man-ji dapat menemukan pesan terakhir Cheon-ji? Buat kalian yang mellow dan depresi, coba tonton film ini deh, buat yang pengen nonton film sampe nangis juga boleh ditonton nih.. Selamat menyaksikan...

Saturday, December 6, 2014

REVIEW FILM: MIDNIGHT FM [2010]

Durasi: 106 menit
Skor IMDb: 6.7/10

Sepanjang ane nulis di blog ini, biasanya film yang ane tonton selalu berdasarkan rekomendasi orang-orang, entah temen ane, entah forum-forum di internet. Nah, film yang satu ini bukan salah satunya. Midnight FM ini ane tonton pure coincidence, waktu lagi di warnet bingung mau kopi film apaan, adanya ini doang, yaudah deh, daripada kagak ada. Tapi pure coincidence tadi sepertinya jadi blesing in disguise juga sih, dan Midnight FM jadi salah satu film thriller Korea yang sangat saya rekomendasikan. Entah kenapa, orang Korea jago banget bikin film thriller tentang orang-orang psycho, Midnight FM salah satunya.

Film Midnight FM berkisah mengenai kehidupan seorang pembaca berita ternama Sun-young (Soo-ae). Karirnya sempat menanjak ketika ia berhasil menjadi pembawa berita di TV, namun pada akhirnya ia harus berakhir kembali sebagai penyiar radio tengah malam. Sebuah latar yang mengingatkan pula pada film The Terror Live (2013). Sun-young yang memutuskan untuk vakum sementara dari dunia penyiaran karena menemani anaknya (Eun-soo) berobat di AS bersiap untuk siaran radio terakhirnya sekaligus perpisahan dengan para pendengar setianya.

Di waktu yang sama, di rumah Sun-young, Eun-soo yang sakit (tidak bisa bicara) tidur ditemani bibinya (Ah-young). Ketika Ah-young sedang sibuk mendengarkan musik melalui headphone, seorang psikopat (Dong-su) masuk ke dalam rumah dan menyekap Ah-young. Eun-soo yang menyadari hal itu pun mencoba bersembunyi. Dong-su yang kebingungan pun mulai melakukan teror dengan menelepon Sun-young dan memaksa menuruti segala permintaannya dengan ancaman nyawa Ah-young. Untuk membuktikan bahwa ancamannya bukan sekedar gertakan belaka, Dong-su pun mulai menyiksa Ah-young sedikit demi sedikit.

Sun-young yang perlahan panik mulai mencoba menata kembali kesadarannya dan berpikir jalan keluar dari masalah ini. Ia pun memutuskan untuk siaran dari mobil untuk menjemput anaknya. Di lain pihak, latar belakang Dong-su pun mulai terkuak. Ternyata ia merupakan pembunuh berantai yang terinspirasi dari semua siaran Sun-young yang telah lalu dan menganggap mereka berdua adalah partner in crime.

Akan seperti apa kelangsungan kehidupan Sun-young? Dapatkah ia keluar dari teror ini? Segera aja download nih film di forum-forum terdekat, gak nyesel dah 

Monday, January 27, 2014

REVIEW FILM: HELLO GHOST [2010]

Durasi: 111 menit
Skor IMDb: 7.7/10

Hello Ghost merupakan salah satu film yang bikin gue tertarik sama film Korea lainnya, karena temanya yang gak terlalu berat-berat amat tapi punya pesen yang dalem. Nih film dibintangi oleh Cha Tae Hyun, seorang aktor Korea yang sangat populer dan selalu memainkan karakter yang gak jauh beda di semua filmnya. Sekedar info aja, nih film ternyata merupakan film dengan penghasilan ke-9 terbanyak di Korea, dan kabarnya juga Hollywood bakal membuat remake dari film ini.

Film ini berpusat pada kehidupan Sang Man (Cha Tae Hyun), seorang pria yatim piatu yang merasa bahwa hidupnya udah gak ada artinya lagi. Pada awal film, kita sudah dikejutkan dengan usahanya untuk bunuh diri dengan menenggak banyak obat tidur. Percobaannya ternyata gagal. Saking putus asanya, ia mencoba bunuh diri kedua kalinya dengan melompat dari jembatan, akan tetapi tim SAR datang menyelamatkannya. Saat dirawat di rumah sakit, mulailah kejadian aneh menghampirinya. Kejadian pertama ialah ia melihat orang merokok duduk di sampingnya, ia bercerita pada orang lain namun tidak seorang pun percaya. Selama di rumah sakit, ia bertemu dengan empat arwah gentayangan, tapi tenang saja,, arwahnya gak nakutin kok. Selain ketemu arwah gentayangan, di rumah sakit ia juga bertemu seorang suster, Yun Soo (Kang Ye Won), dan Sang Man pun jatuh cinta kepadanya.

Ketika perawatannya di rumah sakit berakhir, Sang Man tetap saja diikuti oleh keempat arwah tersebut. Untuk menjawab kegusarannya tentang arwah-arwah tersebut, maka pergilah ia ke seorang cenayang. Ternyata, menurut cenayang tersebut, arwah-arwah tersebut baru bisa pergi setelah mereka menyelesaikan cita-cita mereka yang belum kesampaian. Sang Man pun mencoba untuk membantu arwah-arwah tersebut mendapatkan keinginan mereka.

Arwah yang pertama, seorang kakek, berusaha untuk mengembalikan sebuah kamera ke pemiliknya. Dalam mendapatkan kamera tersebut, Sang Man bahkan harus menginap di kantor polisi karena kamera tersebut ternyata dibawa oleh seorang polisi. Arwah kedua, seorang anak kecil berusaha untuk menonton film kartun. Arwah ketiga, seorang bapak gendut, berusaha untuk mengendarai mobil taksi, ia bahkan membawa Sang Man ke pantai dan belajar berenang. Arwah terakhir, seorang ibu berusaha untuk memasak dan makan malam dengan orang yang dia sayangi. Semua keinginan arwah-arwah tersebut ternyata justru membuat Sang Man semakin dekat dengan Yun Soo.

Yun Soo sangat membenci keluarganya, sedangkan Sang Man justru mengharapkan kehadiran keluarga di hidupnya. Ketika ayah Yun Soo meninggal, Sang Man pun bercerita bahwa arwah ayah Yun Soo menghampirinya untuk menyampaikan bahwa ada hadiah yang ia titipkan ke Yun Soo. Yun Soo yang awalnya tak percaya bahwa Sang Man bisa bertemu hantu pun akhirnya percaya ketika secara tak sengaja ia menemukan bingkisan dari ayahnya. Di lain pihak, Sang Man yang merasa sudah mengabulkan keinginan arwah-arwah tersebut pun mengusir mereka keluar dari hidupnya.

Pada akhirnya, arwah-arwah itu pun hilang. Sang Man menghampiri Yun Soo untuk mengajaknya makan siang bareng. Yun Soo tiba-tiba berkata bahwa seseorang bisa kehilangan ingatannya karena sebuah shock yang luar biasa. Apa maksud perkataan Yun Soo?? Siapakah arwah-arwah tersebut?? Bagaimana hidup Sang Man selanjutnya? Buat anda yang masih anti sama film Korea, coba deh tonton film ini, film komedi tapi banyak pesan moralnya. Endingnya pun bukannya bikin ketawa tapi malah bisa bikin mewek.. Tonton ya..

Wednesday, October 23, 2013

REVIEW FILM: MIRACLE IN CELL NO. 7 [2013]

Durasi: 127 menit
Skor IMDb: 7,8/10

Film ini bisa dibilang film Korea yang masih hot, masih in lah. Secara baru keluar tahun ini gitu, 2013. Pertama gue tau ni film dari twit-an temen ane yang bilang tentang kesannya tentang film ini. Dan setelah ane tonton pun emang bener sih ini salah satu tipikal film drama Korea yang mengharukan. Kalo dulu ane pernah ngereview dikit tentang film A Long Visit yang membahas seorang ibu, nah kalo film yang satu ini bercerita tentang kehidupan seorang ayah (berbahagialah anda para ayah). Secara garis besar film ini bercerita tentang hubungan seorang ayah yang memiliki keterbelakangan mental dengan anak ceweknya yang berusia 7 tahun. Film yang dibintangi Ryu Seung-Ryong (ayah) dan bintang Korea yang lagi naik daun Park Shin-Hye ini memiliki alur campuran, kadang flashback namun suatu saat bisa alur maju juga.

Film ini diawali dengan adegan di mana Ye Seung (Park Shin-Hye) pergi menemui beberapa orang dan mereka pun berakhir di sebuah persidangan. Dari adegan awal banyak yang akan mengira bahwa ini adalah sebuah film komedi murni yang hanya akan menawarkan tawa bahagia buat para penontonnya. Dari adegan persidangan itu pula lah kita akan dibawa flashback ke masa lalau Ye Seung ketika kecil.

Ye Seung adalah anak yang periang, terlebih ketika ia bersama ayahnya, Yong Goo (Ryu Seung-Ryong). Yong Goo yang hanya seorang tukang parkir berusaha sekuat tenaga untuk membuat anaknya bahagia, terutama untuk memenuhi segala permintaannya seperti saat Ye Seung meminta tas Sailor Moon. Segalanya berubah ketika seorang anak komisaris polisi meninggal dengan aneh di samping Yong Goo. Yong Goo dituduh melakukan pelecehan seksual dan membunuh sang anak dengan motif balas dendam pada sang komisaris polisi. Ye Seung yang sendirian terpaksa tinggal di panti asuhan dan ayahnya dipenjara di sel nomor 7 bersama residivis kelas berat dengan pengamanan maksimum.

Yong Goo yang lemah tentu menjadi santapan habis-habisan untuk rekan satu selnya. Namun kehidupan berubah ketika mereka mulai menyadari ada yang aneh dengan perilaku Yong Goo. Situasi berubah membaik untuk Yong Goo ketika ia menyelamatkan penguasa sel tersebut dari serangan lawannya. Yong Goo bisa bertemu anaknya dengan bantuan rekan satu selnya. Sekian lama hidup bersama di penjara yang sama, rekan sesama residivis dan para sipir pun menyadari bahwa orang seperti Yong Goo tidak mungkin melakukan kejahatan sekeji itu. Mereka pun bersama-sama membantu Yong Goo agar bisa menghadapi persidangan. Bagaimana nasib persidangan Yong Goo? Akankah ia bebas dari segala hukuman? Saksikan film yang memiliki predikat film berpendapatan terbesar ketiga di Korea Selatan ini segera, dijamin anda akan terkesan dengan jalan cerita dan akting para pemerannya.. Cao..

Tuesday, January 1, 2013

REVIEW FILM: A LONG VISIT (MY MOM) [2010]

Durasi: 107 menit
Skor IMDb: 7/10

Salah satu film yang udah teronggok lama di harddisk gue tapi belum juga gue tonton sampe tadi pagi. Dan setelah gue tonton, gak bisa ditinggalin ni film, kudu sampe selesai pokoknya. Seperti tipikal film Korea kebanyakan, film ini menyajikan sebuah kisah cinta yang sangat mulia, kisah cinta seorang ibu pada anaknya. Sang ibu, mukanya memelas, sang anak mukanya stunning banget dah, entah dapet keturuna dari mana tu anak.

Film drama Korea ini berkisah tentang kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Sang ibu yang tak berpendidikan, selalu mengutamakan sang anak, Ji-Sook yang cantik, pandai, dan idaman setiap mertua pokoknya. Pada waktu Ji-Sook kecil, ibunya selalu mengutamakan Ji-Sook ketimbang adik cowoknya. Ia selalu mendapat perhatian lebih. Akan tetapi kehidupan tak sesimpel itu bagi keluarga ini. Sang ayah hanyalah seorang supir bus yang jalannya pincang. Tak tahan dengan segala olok-olok tentang kekurangannya, ayah selalu melampiaskan kemarahannya pada sang ibu. Untuk sejenak berpisah dengan keadaan rumah, Ji-Sook memutuskan sekolah SMA agak jauh dari rumah. Di saat pertemuan siswa dan orang tua itulah terlihat scene pertama yang menguras air mata. Ji-Sook tak ingin ibunya ikut pertemuan orang tua karena malu dengan penampilannya. Dari pengorbanan pertama itulah di film ini muncul pengorbanan-pengorbanan lain bagi Ji-Sook, Mulai dari ibunya yang tak ingin cerai dari ayah akrena takut Ji-Sook kerepotan merawat adik, hingga uang 10 sen yang selalu ibu simpan untuk bekal Ji-Sook di masa depan.

Semakin beranjak dewasa, Ji-Sook memutuskan untuk kuliah jauh di Seoul. Ibunya mempersiapkan segalanya untuk melepas kepergian Ji-Sook. Ia membekali Ji-Sook dengan tabungan koin 10 sen yang ia kumpulkan dari hasil tawar-menawar dengan pedagang di pasar. Di Seoul ini pula Ji-Sook menemukan tambatan hatinya. Keduanya pada akhirnya menikah meski sebenarnya orang tua suami Ji-Sook menolak. Namun berkat bujuk rayu dan permohonan maaf ibu Ji-Sook akhirnya mereka merestui. Kehisupan semakin kelam ketika ayah Ji-Sook meninggal. Ji-Sook yang awalnya tak begitu menyukai ayahnya, pada akhirnya menyadari betapa banyak jasa sang ayah bagi dirinya. Pada suatu hari, Ji-Sook pulang kampung untuk menengok ibunya sendirian. Mereka banyak menghabiskan waktu bersama di kunjungan Ji-Sook kali ini. Sang ibu mempunyai firasat buruk perihal keadaan Ji-Sook. Apakah gerangan yang terjadi pada Ji-Sook? Bagaimana ending dari film ini? Jangan lupa saksikan film drama Korea yang siap bikin kamu termehek-mehek. Satu pesan tertinggal di benak setelah menonton film ini 'be nice to her while you can, or you'll regret it'..

Saturday, November 17, 2012

REVIEW FILM: WEDDING DRESS (2010)

Durasi: 109 menit
Skor IMDb: 6.8/10

Film drama Korea yang menceritakan seorang single-mother (Go Eun) yang hanya memiliki sisa beberapa hari dalam hidupnya karena terkena penyakit kanker lambung. Sebelum berpisah dengan anaknya (Sora), Go Eun berusaha memenuhi apa yang diinginkan anaknya. Ketika kondisi Go Eun memburuk, So Ra pun menyadari penyakit yang diderita ibunya dan mulai mengubah dirinya yang awalnya bandel menjadi penurut dan mulai memenuhi permintaan ibunya satu per satu. Wedding Dress yang menjadi judul film ini adalah gaun pengantin yang khusus dirancang Go Eun untuk So Ra sebagai kado terakhirnya.